<< January 2012 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:
 
Gratisan Euy
Saturday, February 19, 2005
Kekuatan Cinta

Oleh Aam Amirudin

Andai di dunia ini tidak ada cinta, maka hidup akan serasa gersang, hampa dan tidak ada dinamika. Cinta bisa membuat sesuatu yang berat menjadi ringan, yang sulit menjadi sederhana, permusuhan menjadi perdamaian dan yang jauh menjadi dekat. Itulah gambaran kekuatan cinta.

Cinta, ditilik dari sudut manapun selalu menarik untuk dibahas. Sejarah mencatat, sejumlah seniman, teolog sampai filosop membicarakan cinta dari berbagai perspektifnya baik dalam bentuk roman, puisi, syair bahkan sampai dalam bentuk tulisan ilmiah yang bernuansa teologis, fenomenologis, psikologis ataupun sosiologis.

Filosop sekaliber Plato bahkan pernah mengatakan “Siapa yang tidak terharu oleh cinta, berarti berjalan dalam gelap gulita”. Pernyataan ini menggambarkan betapa besar perhatian Plato pada masalah cinta, sampai-sampai dia menyebut orang yang tidak tertarik untuk membicarakannya sebagai orang yang berjalan dalam kegelapan.

Peranan cinta dalam kehidupan tidak diragukan lagi pentingnya. Cinta diyakini sebagai dasar dari perdamaian, keharmonisan, ketentraman, kebahagiaan bahkan kebangkitan peradaban. Namun apa sesungguhnya cinta itu ? Diakui, problem yang dihadapi saat membicarakan cinta biasanya adalah persoalan definisi. Belum pernah ditemui suatu rumusan tentang cinta yang singkat,
padat dan mewakili pemahaman akan hakikat cinta secara tepat.

Jalauddin Rumi pernah mengatakan bahwa cinta itu misteri, tidak ada kata-kata yang bisa mewakili kedalamannya.
Cinta tak dapat termuat dalam pembicaraan atau pendengaran kita, Cinta adalah sebuah samudera yang kedalamannya tak terukur …
Cinta tak dapat ditemukan dalam belajar dan ilmu pengetahuan, buku-buku dan lembaran-lembaran halaman. Apapun yang orang bicarakan itu, bukanlah jalan para pecinta. Apapun yang engkau katakan atau dengar adalah kulitnya; Intisari cinta adalah misteri yang tak dapat kau buka !

Cukuplah ! Berapa banyak lagi kau akan lengketkan kata-kata di lidahmu ? Cinta memiliki banyak penyataan melampaui pembicaraan. . .

Oleh sebab itu, disini kita tidak akan mendefinisikan cinta karena khawatir mereduksi kedalamannya. Biarlah cinta berbicara dalam perbuatan kita. Disini, kita akan mencoba mencermati unsur-unsur yang selalu ada dalam cinta.

Erich fromm, murid kesayangannya Sigmund Freud menyebutkan empat unsur yang harus ada dalam cinta, yaitu :

1. Care (perhatian). Cinta harus melahirkan perhatian pada objek yang dicintai. Kalau kita mencintai diri sendiri, maka kita akan memperhatikan kesehatan dan kebersihan diri. Kalau kita mencintai orang lain, maka kita akan memperhatikan kesulitan yang dihadapi orang tersebut dan akan berusaha meringankan bebannya. Kalau kita mencintai Allah Swt., maka kita akan memperhatikan apa saja yang Allah ridhai dan yang dimurkai-Nya.
2. Responsibility (tanggung jawab). Cinta harus melahirkan sikap bertanggungjawab terhadap objek yang dicintai. Orang tua yang mencintai anaknya, akan bertanggung jawab akan kesejahteraan material, spiritual dan masa depan anaknya. Suami yang mencintai isterinya, akan bertanggung jawab akan kesejahteraan dan kebahagiaan rumah tangganya. Karyawan yang mencintai
perusahaannya, akan bertanggung jawab akan kemajuan perusahaannya. Orang yang mencintai Tuhannya, akan bertanggung jawab untuk melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Itulah Responsibility.
3. Respect (hormat). Cinta harus melahirkan sikap menerima apa adanya objek yang dicintai, kelebihannya kita syukuri, kekurangannya kita terima dan perbaiki. Tidak bersikap sewenang-wenang dan selalu berikhtiar agar tidak mengecewakannya. Inilah yang disebut respect.
4. Knowledge (pengetahuan). Cinta harus melahirkan minat untuk memahami seluk beluk objek yang dicintai. Kalau kita mencintai seorang wanita atau pria untuk dijadikan isteri atau suami, maka kita harus berusaha memahami kepribadian, latar belakang keluarga, minat, dan ketaatan beragamanya. Kalau kita mencintai Tuhan, maka harus berusaha memahami ajaran-ajaran-Nya.

Kalau empat unsur ini ada dalam kehidupan kita, Insya Allah hidup ini akan bermakna. Apapun yang kita lakukan, kalau berbasiskan cinta pasti akan terasa ringan. Karena itu nabi Saw pernah bersabda: “Tidak sempurna iman seseorang kalau dia belum mencintai orang lain sebagaimana dia mencintai dirinya sensiri”. “ Cintai oleh mu mahluk yang ada di muka bumi, pasti
Allah akan mencintaimu”. (HR. Muslim)

Supremasi kebahagiaan tertinggi, kalau kita mampu mencintai orang lain dengan tulus tanpa pamrih, mencintai diri sendiri secara proporsional, mencintai Allah Swt dengan penuh loyalitas dan selalu merasa dincintai-Nya. Inginkah hidup kita bermakna ? Let Love be Your Energy ! Selamat bercinta !
--


Posted at 02:07 pm by abitha
Make a comment  

Taubat Seorang Wanita Buta...

Kiriman: "Herry khece"(Thanks 2U)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Saleh Al-Muri bercerita, bahawa dia pernah melihat
seorang perempuan tua memakai baju kasar di Mihrab
Daud Alaihissalam. Perempuan yang telah buta matanya
itu sedang mengerjakan sholat sambil menangis
terisak-isak. Setelah selesai solat dia mengangkat
wajahnya ke langit dan berdoa:


"Wahai Tuhan Engkaulah tempatku memohon dan
Pelindungku dalam hidup. Engkaulah penjamin dan
pembimbingku dalam mati. Wahai Yang Maha Mengetahui
perkara yang tersembunyi dan rahasia, serta setiap
getaran batin tidak ada Rabb bagiku selain Engkau yang
kuharap dapat terhindar bencana yang dahsyat."


Saleh Al-Muri memberi salam kepada perempuan tersebut
dan bertanya: "Wahai Ukhti! Apa yang menyebabkan
hilangnya penglihatanmu?"
"Tangisku yang disebabkan sedihnya hatiku kerana
terlalu banyaknya maksiatku kepada-Nya, dan terlalu
sedikitnya ingatan dan pengabdianku kepada-Nya. Jika
Dia mengampunkan aku dan menggantinya di akhirat
nanti, adalah lebih baik dari kedua-dua mataku ini.
Jika Dia tidak mengampunkan aku, buat apa mata di
dunia tetapi akan dibakar di neraka nanti." Kata
perempuan tua itu.


Saleh pun ikut menangis karena sangat terharu
mendengar hujjah wanita yang mengharukan itu.
"Wahai Saleh! Sudikah kiranya engkau membacakan
sesuatu dari ayat Al-Quran untukku. Kerana aku sudah
sangat rindu kepadanya." Pinta perempuan itu.


Lalu Saleh membacakan ayat yang artinya:


"Dan mereka tidak menghormati Allah dengan
penghormatan yang semestinya." (Al-An'am: 91)
"Wahai Saleh, siapakah yang berkhidmat kepada-Nya
dengan sebenarnya?" Kata perempuan itu lalu menjerit
kuat-kuat dengan jeritan yang boleh menggoncangkan
hati orang yang mendengarnya. Dia jatuh ke bumi dan
meninggal dunia seketika itu juga.


Pada suatu malam Saleh Al-Muri bermimpi berjumpa
dengan perempuan tua itu dalam keadaan memakai baju
yang sangat bagus.
Dalam mimpi tersebut Saleh bertanya: "Bagaimana
keadaanmu sekarang?"


Perempuan itu menjawab: "Alhamdulillah sangat baik,
sebaik saat rohku dicabut, aku didudukkan di
hadapan-Nya dan berkata: "Selamat datang wahai orang
yang meninggal akibat terlalu sedih kerana merasa
sedikitnya khidmatnya kepada-Ku."
--
http://soulful.untukkita.com


Posted at 02:03 pm by abitha
Make a comment  

Tuesday, February 15, 2005
Kisah Mawar

Kiriman: "Karmila"(Thanks 2U)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Mawar merah adalah kecintaannya, ... nama orangnya sendiri juga "Mawar". Dan setiap
tahun suaminya selalu mengirimkan mawar-mawar itu, diikat dengan pita indah. Pada
tahun suaminya meninggal, ... dia mendapat kiriman mawar lagi. Kartunya tertulis "Be
My Valentine like all the years before".

Sebelumnya, setiap tahun suaminya mengirimkan mawar, dan kartunya selalu tertulis,
"Aku mencintaimu lebih lagi tahun ini, ... Kasihku selalu bertumbuh untukmu seturut
waktu yang berlalu ..." Dia tahu ini adalah terakhir kali suaminya mengirimkan
mawar-mawar itu. Dia tahu suaminya memesan semua itu dengan bayar di muka sebelum
hari pengiriman. Suaminya tidak tahu kalau dia akan meninggal. Dia selalu suka
melakukan segala sesuatu sebelum waktunya. Sehingga ketika suaminya sangat sibuk
sekalipun,segala sesuatunya dapat berjalan dengan baik.

Lalu Mawar memotong batang mawar-mawar itu dan menempatkan semuanya dalam satu vas
bunga yang sangat indah. Dan meletakkan vas cantik itu disebelah potret suaminya
tercinta. Kemudian dia akan betah duduk berjam-jam dikursi kesayangan suaminya
sambil memandangi potret suaminya dan bunga-bunga mawar itu.

Setahun telah lewat, dan itu adalah saat yang sangat sulit baginya. Dengan
kesendiriannya dijalaninya semua. Sampai hari ini Valentine ini.. Beberapa saat
kemudian, bel pintu rumahnya berbunyi,... seperti hari-hari Valentine sebelumnya
Ketika dibukanya, dilihatnya buket mawar di depan pintunya. Dibawanya masuk,dan
tiba-tiba seakan terkejut melihatnya.

Kemudian dia langsung menelpon toko bunga itu... Ditanyakannya kenapa ada seseorang
yang begitu kejam melakukan semua itu padanya, membuat dia teringat kepada
suaminya..dan itu sangat menyakitkan ...

Lalu pemilik toko itu menjawabnya, "Saya tahu kalau suami Nyonya telah meninggal
lebih dari setahun yang lalu. Saya tahu anda akan menelpon dan ingin tahu mengapa
semua ini terjadi ... Begini Nyonya, ... bunga yang anda terima hari ini sudah di
bayar di muka oleh suami anda. Suami anda selalu merencanakan nya dulu dan rencana
itu tidak akan berubah. Ada standing order di file saya, dan dia telah membayar
semua... maka anda akan menerima bunga-bunga itu setiap tahun. Ada lagi yang harus
anda ketahui, ... Dia menulis surat special untuk anda ... ditulisnya bertahun-tahun
yang lalu...dimana harus saya kirimkan kepada anda satu tahun kemudian jika dia
tidak muncul lagi di sini memesan bunga mawar untuk anda... Lalu, tahun kemarin,
saya tidak temukan dia di sini, ... maka surat itu harus saya kirimkan setahun lagi
... yaitu tahun ini, ... surat yang ada bersama dengan bunga itu sekarang... bersama
dengan Nyonya saat ini." Mawar mengucapkan terima kasih dan menutup telepon,... d
ia langsung menuju ke buket bunga mawar itu,...

Sedangkan air matanya terus menetes. Dengan tangan gemetar diambilnya surat itu Di
dalam surat itu dilihatnya tulisan tangan suaminya menulis, "Dear kekasihku, ... Aku
tahu ini sudah setahun semenjak aku pergi. Aku harap tidak sulit bagimu untuk
menghadapi semua ini. Kau tahu, semua cinta yang pernah kita jalani membuat
segalanya indah bagiku, Kau adalah istri yang sempurna bagiku. Kau juga adalah
seorang teman dan kekasihku yang memberikan semua kebutuhanku. Aku tahu ini baru
setahun, ... Tapi tolong jangan bersedih ...Aku ingin kau selalu bahagia, ...
Walaupun saat kau hapus air matamu ... Itulah mengapa mawar-mawar itu akan selalu
dikirimkan kepadamu. Ketika kau terima mawar itu, ingatlah semua kebahagiaan kita,
dan betapa kita begitu diberkati ... Aku selalu mengasihimu ... dan aku tahu akan
selalu mengasihimu ... Tapi, ... istriku, kau harus tetap berjalan ... kau punya
kehidupan... Cobalah untuk mencari kebahagiaan untuk dirimu. Aku tahu tidak akan
mudah tapi pasti ada
jalan. Bunga mawar itu akan selalu datang setiap tahun, ... dan hanya akan
berhenti ketika pintu rumahmu tidak ada yang menjawab dan pengantar bunga berhenti
mengetuk pintu rumahmu ... Tapi kemudian dia akan datang 5 kali hari itu, takut
kalau engkau sedang pergi ... Tapi jika pada kedatangannya yang terakhir dia tetap
tidak menemukanmu ... Dia akan meletakkan bunga itu ke tempat yang ku suruh ...
meletakkan bunga-bunga mawar itu ditempat dimana kita berdua bersama lagi.. untuk
selamanya ...

I LOVE YOU MORE THAN LAST YEAR, ... HONEY ..."

Sometimes in life, you find a special friend;
Someone who changes your life just by being part of it;
Someone who makes you laugh until you can't stop;
Someone who makes you believe that there really is good in the world; Someone who
convinces you that there really is an unlocked door just waiting for you to open it.
This is Forever Friendship ...

--
http://soulful.untukkita.com

Posted at 05:11 pm by abitha
Make a comment  

Friday, February 11, 2005
NAMA BAIK


Kiriman: "Janti" (Thanks 2U)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Alkisah pada suatu ketika, Angin, Air dan Nama Baik sedang mengadakan perjalanan bersama-sama. Angin, biasa datang terburu-buru seperti orang yang sedang marah. Bisa melompat di sini dan menendang debu di sana. Air berjalan dalam bentuk seorang putri. Ia selalu membawa kendi ditangannya, meneteskan beberapa air di atas tanah sekitarya. Nama Baik berwujud dalam seorang pemuda yang tampan dengan sikap-sikap yang baik, namun sedikit pemalu.

Mereka saling menyukai, meskipun mereka sangat berbeda satu sama lain. Ketika mereka harus berpisah, mereka bertanya, "Kapan kita bisa bertemu untuk mengadakan perjalanan yang lain lagi?"

Angin menjawab, "Engkau akan selalu menemukan aku di puncak gunung-gunung atau melompat-lompat di sekitar kakimu. Meniup debu ke mana kamu pergi."

Air berkata, "Aku juga akan selalu ada disekitarmu. Kamu bisa pergi ke laut atau sungai, bahkan ke dapur, untuk menemuiku."

Nama Baik tidak mengatakan apa-apa. Angin dan Air bertanya, "Nama Baik, kapan dan dimana kita akan bertemu lagi?"
Nama Baik menjawab, "Kamu tidak akan bertemu aku lagi di manapun. Siapapun yang telah kehilangan aku sekali saja, takkan pernah bisa mendapatkan aku lagi."



Posted at 06:43 pm by abitha
Make a comment  

Tuesday, February 08, 2005
TAK JADI MENCURI TERONG, LALU ALLAH KARUNIAKAN UNTUKNYA SEORANG ISTERI

Di Damaskus, ada sebuah mesjid besar, namanya mesjid
jami' At-Taubah. Dia adalah sebuah mesjid yang penuh
keberkahan. Di dalamnya ada ketenangan dan keindahan.
Sejak tujuh puluh tahun, di mesjid itu ada seorang
syaikh pendidik (murabbi) yang alim dan mengamalkan
ilmunya, namanya Syaikh Salim Al-Masuthi. Dia sangat
fakir sehingga menjadi contoh dalam kefakirannya,
dalam menahan diri dari meminta, dalam kemuliaan
jiwanya dan dalam berkhidmat untuk kepentingan orang
lain.

Saat itu ada pemuda yang tinggal di sebuah kamar dalam
masjid. Sudah dua hari berlalu tanpa ada makanan yang
dapat dimakannya. Dia tidak punya makanan ataupun uang
untuk membeli makanan. Saat datang hari ketiga dia
merasa bahwa dia akan mati, lalu dia berfikir tentang
apa yang akan dilakukan. Menurutnya, saat ini dia
telah sampai pada kondisi terpaksa yang membolehkannya
memakan bangkai atau mencuri sekadar untuk bisa
menegakkan tulang punggungnya. Itulah pendapatnya
dalam kondisi semacam ini.

Mesjid tempat dia tinggal itu, atapnya bersambung
dengan atap beberapa rumah yang ada di sampingnya. Hal
ini memungkinkan orang pindah dari rumah pertama
sampai rumah terakhir dengan berjalan di atas atap
rumah-rumah tersebut. Maka, dia pun naik ke atas atap
masjid dan dari situ dia pindah ke rumah sebelah. Di
situ dia melihat para wanita, maka dia memalingkan
pandangannya dan menjauh dari rumah itu. Lalu dia
lihat rumah yang di sebelahnya lagi. Keadaannya sedang
sepi dan dia mencium ada bau masakan berasal dari
rumah itu. Rasa laparnya bangkit, seolah-olah bau
masakan tersebut magnet yang menariknya.

Rumah-rumah di masa itu banyak dibangun dengan satu
lantai, maka dia melompat dari atap ke dalam serambi.
Dalam sekejap dia sudah ada di dalam rumah dan dengan
cepat dia masuk ke dapur lalu mengangkat tutup panci
yang ada di situ. Di lihatnya sebuah terong besar dan
telah dimasak. Lalu dia ambil satu, karena rasa
laparnya dia tidak lagi merasakan panasnya, digigitlah
terong yang ada di tangannya dan saat dia mengunyah
dan hendak menelannya, dia ingat dan timbul lagi
kesadaran beragamanya. Langsung dia berakta, 'Audzu
billah! Aku adalah penuntut ilmu dan tinggal di
mesjid, pantaskah aku masuk ke rumah orang dan mencuri
barang yang ada di dalamnya?' Dia merasa bahwa ini
adalah kesalahan besar, lalu dia menyesal dan
beristighfar kepada Allah, kemudian mengembalikan lagi
terong yang ada di tanganny:a. Akhirnya dia pulang
kembali ke tempatnya semula. Lalu dia masuk ke dalam
mesjid dan duduk mendengarkan syaikh yang saat itu
sedang mengajar. Karena terlalu lapar dia hampir tidak
bisa memahami apa yang dia dengar.

Ketika majlis itu selesai dan orang-orang sudah
pulang, datanglah seorang perempuan yang menutup
tubuhnya dengan hijab -saat itu memang tak ada
perempuan kecuali dia memakai hijab-, kemudian
perempuan itu berbicara dengan syaikh. Sang pemuda
tidak bisa mendengar apa yang sedang dibicarakannya.
Akan tetapi, secara tiba-tiba syaikh itu melihat ke
sekelilingnya. Tak tampak olehnya kecuali pemuda itu,
dipanggillah ia dan syaikh itu bertanya, Apakah kamu
sudah menikah?', dijawab, 'Belum,'. Syaikh itu
bertanya lagi, 'Apakah kau ingin menikah?'. Pemuda itu
diam. Syaikh mengulangi lagi pertanyaannya, Akhirnya
pemuda itu angkat bicara, 'Ya Syaikh, demi Allah! Aku
tidak punya uang untuk membeli roti, bagaimana aku
akan menikah?'. Syaikh itu menjawab, Wanita ini datang
membawa kabar, bahwa suaminya telah meninggal dan dia
adalah orang asing di kota ini. Di sini, bahkan di
dunia ini dia tidak mempunyai siapa-siapa kecuali
seorang paman yang sudah tua dan miskin', kata syaikh
itu sambil menunjuk seorang laki-laki yang duduk di
pojokan. Syaikh itu melanjutkan pembicaraannya, 'Dan
wanita ini telah mewarisi rumah suaminya dan hasil
penghidupannya. Sekarang, dia ingin seorang laki-laki
yang mau menikahinya, agar dia tidak sendirian dan
mungkin diganggu orang. Maukah kau menikah
dengannya?'. Pemuda itu menjawab, 'Ya'. Kemudian
syaikh bertanya kepada wanita itu, 'Apakah engkau mau
menerimanya sebagai suamimu?', ia menjawab, 'Ya'. Maka
syaikh itu memanggil pamannya dan mendatangkan dua
saksi kemudian melangsungkan akad nikah dan
membayarkan mahar untuk muridnya itu. Kemudian syaikh
itu berkata, 'Peganglah tangan isterimu!' Dipeganglah
tangan isterinya dan sang isteri membawanya ke
rumahnya. Setelah keduanya masuk ke dalam rumah, sang
isteri membuka kain yang menutupi wajahnya. Tampaklah
oleh pemuda itu, bahwa dia adalah seorang wanita yang
masih muda dan cantik. Rupanya pemuda itu sadar bahwa
ternyata rumah itu adalah rumah yang tadi telah ia
masuki.

Sang isteri bertanya, 'Kau ingin makan?', 'Ya
jawabnya. Lalu dia membuka tutup panci di dapurnya.
Saat melihat buah terong di dalamnya dia berkata:
'Heran, siapa yang masuk ke rumah dan menggigit terong
ini?!'. Maka pemuda itu menangis dan menceritakan
kisahnya. Isterinya berkomentar, 'Ini adalah buah dari
sifat amanah, kau jaga kehormatanmu dan kau tinggalkan
terong yang haram itu, lalu Allah berikan kepadamu
rumah ini semuanya berikut pemiliknya dalam keadaan
halal. Barangsiapa yang meninggalkan sesuatu ikhlas
karena Allah, maka akan Allah ganti dengan yang lebih
baik dari itu'.( Diceritakan oleh Syaikh Ali
At-tanthawi)
--
http://soulful.untukkita.com



Posted at 12:19 pm by abitha
Make a comment  

Kekuatan Cinta

Kiriman: "Herry khece"(Thanks 2U)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kekuatan Cinta
Oleh Aam Amirudin

Andai di dunia ini tidak ada cinta, maka hidup akan
serasa gersang, hampa dan tidak ada dinamika. Cinta
bisa membuat sesuatu yang berat menjadi ringan, yang
sulit menjadi sederhana, permusuhan menjadi perdamaian
dan yang jauh menjadi dekat. Itulah gambaran kekuatan
cinta.

Cinta, ditilik dari sudut manapun selalu menarik untuk
dibahas. Sejarah mencatat, sejumlah seniman, teolog
sampai filosop membicarakan cinta dari berbagai
perspektifnya baik dalam bentuk roman, puisi, syair
bahkan sampai dalam bentuk tulisan ilmiah yang
bernuansa teologis, fenomenologis, psikologis ataupun
sosiologis.

Filosop sekaliber Plato bahkan pernah mengatakan
“Siapa yang tidak terharu oleh cinta, berarti berjalan
dalam gelap gulita”. Pernyataan ini menggambarkan
betapa besar perhatian Plato pada masalah cinta,
sampai-sampai dia menyebut orang yang tidak tertarik
untuk membicarakannya sebagai orang yang berjalan
dalam kegelapan.

Peranan cinta dalam kehidupan tidak diragukan lagi
pentingnya. Cinta diyakini sebagai dasar dari
perdamaian, keharmonisan, ketentraman, kebahagiaan
bahkan kebangkitan peradaban. Namun apa sesungguhnya
cinta itu ?
Diakui, problem yang dihadapi saat membicarakan cinta
biasanya adalah persoalan definisi. Belum pernah
ditemui suatu rumusan tentang cinta yang singkat,
padat dan mewakili pemahaman akan hakikat cinta secara
tepat.

Jalauddin Rumi pernah mengatakan bahwa cinta itu
misteri, tidak ada kata-kata yang bisa mewakili
kedalamannya.
Cinta tak dapat termuat dalam pembicaraan atau
pendengaran kita,
Cinta adalah sebuah samudera yang kedalamannya tak
terukur …
Cinta tak dapat ditemukan dalam belajar dan ilmu
pengetahuan,
buku-buku dan lembaran-lembaran halaman.
Apapun yang orang bicarakan itu, bukanlah jalan para
pecinta.
Apapun yang engkau katakan atau dengar adalah
kulitnya;
Intisari cinta adalah misteri yang tak dapat kau buka
!
Cukuplah ! Berapa banyak lagi kau akan lengketkan
kata-kata di lidahmu ?
Cinta memiliki banyak penyataan melampaui pembicaraan.
. .

Oleh sebab itu, disini kita tidak akan mendefinisikan
cinta karena khawatir mereduksi kedalamannya. Biarlah
cinta berbicara dalam perbuatan kita. Disini, kita
akan mencoba mencermati unsur-unsur yang selalu ada
dalam cinta.

Erich fromm, murid kesayangannya Sigmund Freud
menyebutkan empat unsur yang harus ada dalam cinta,
yaitu :

1. Care (perhatian). Cinta harus melahirkan
perhatian pada objek yang dicintai. Kalau kita
mencintai diri sendiri, maka kita akan memperhatikan
kesehatan dan kebersihan diri. Kalau kita mencintai
orang lain, maka kita akan memperhatikan kesulitan
yang dihadapi orang tersebut dan akan berusaha
meringankan bebannya. Kalau kita mencintai Allah Swt.,
maka kita akan memperhatikan apa saja yang Allah
ridhai dan yang dimurkai-Nya.
2. Responsibility (tanggung jawab). Cinta harus
melahirkan sikap bertanggungjawab terhadap objek yang
dicintai. Orang tua yang mencintai anaknya, akan
bertanggung jawab akan kesejahteraan material,
spiritual dan masa depan anaknya. Suami yang mencintai
isterinya, akan bertanggung jawab akan kesejahteraan
dan kebahagiaan rumah tangganya. Karyawan yang
mencintai perusahaannya, akan bertanggung jawab akan
kemajuan perusahaannya. Orang yang mencintai Tuhannya,
akan bertanggung jawab untuk melaksanakan perintah-Nya
dan menjauhi larangan-Nya. Itulah Responsibility.
3. Respect (hormat). Cinta harus melahirkan sikap
menerima apa adanya objek yang dicintai, kelebihannya
kita syukuri, kekurangannya kita terima dan perbaiki.
Tidak bersikap sewenang-wenang dan selalu berikhtiar
agar tidak mengecewakannya. Inilah yang disebut
respect.
4. Knowledge (pengetahuan). Cinta harus melahirkan
minat untuk memahami seluk beluk objek yang dicintai.
Kalau kita mencintai seorang wanita atau pria untuk
dijadikan isteri atau suami, maka kita harus berusaha
memahami kepribadian, latar belakang keluarga, minat,
dan ketaatan beragamanya. Kalau kita mencintai Tuhan,
maka harus berusaha memahami ajaran-ajaran-Nya.

Kalau empat unsur ini ada dalam kehidupan kita, Insya
Allah hidup ini akan bermakna. Apapun yang kita
lakukan, kalau berbasiskan cinta pasti akan terasa
ringan. Karena itu nabi Saw pernah bersabda: “Tidak
sempurna iman seseorang kalau dia belum mencintai
orang lain sebagaimana dia mencintai dirinya sensiri”.
“ Cintai oleh mu mahluk yang ada di muka bumi, pasti
Allah akan mencintaimu”. (HR. Muslim)

Supremasi kebahagiaan tertinggi, kalau kita mampu
mencintai orang lain dengan tulus tanpa pamrih,
mencintai diri sendiri secara proporsional, mencintai
Allah Swt dengan penuh loyalitas dan selalu merasa
dincintai-Nya. Inginkah hidup kita bermakna ? Let Love
be Your Energy ! Selamat bercinta !

--
http://soulful.untukkita.com

Posted at 12:15 pm by abitha
Make a comment  

Thursday, February 03, 2005
Losing is Winning


Kiriman: "beato"(Thanks 2U)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Suatu hari seorang bapak tua hendak menumpang bus. Pada saat ia menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan. Lalu pintu tertutup dan bus mulai bergerak, sehingga ia tidak bisa memungut sepatu yang terlepas tadi. Lalu si bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya keluar jendela.

Seorang pemuda yang duduk dalam bus melihat kejadian itu, dan bertanya kepada si bapak tua, "Aku memperhatikan apa yang Anda lakukan Pak.

Mengapa Anda melemparkan sepatu Anda yang sebelah juga ?" Si bapak tua menjawab, "Supaya siapapun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya."
***

Si bapak tua dalam cerita di atas memahami filosofi dasar dalam hidup, jangan mempertahankan sesuatu hanya karena kamu ingin memilikinya atau karena kamu tidak ingin orang lain memilikinya.

Kita kehilangan banyak hal di sepanjang masa hidup. Kehilangan tersebut pada awalnya tampak seperti tidak adil dan merisaukan,tapi itu terjadi supaya ada perubahan positif yang terjadi dalam hidup kita.

Kalimat di atas tidak dapat diartikan kita hanya boleh kehilangan hal-hal jelek saja. Kadang, kita juga kehilangan hal baik.

Ini semua dapat diartikan : supaya kita bisa menjadi dewasa secara emosional dan spiritual, pertukaran antara kehilangan sesuatu dan mendapatkan sesuatu haruslah terjadi.

Seperti si bapak tua dalam cerita, kita harus belajar untuk melepaskan sesuatu. Tuhan sudah menentukan bahwa memang itulah saatnya si bapak tua kehilangan sepatunya. Mungkin saja peristiwa itu terjadi supaya si bapak tua nantinya bisa mendapatkan sepasang sepatu yang lebih baik.

Satu sepatu hilang. Dan sepatu yang tinggal sebelah tidak akan banyak bernilai bagi si bapak. Tapi dengan melemparkannya ke luar jendela, sepatu itu akan menjadi hadiah yang berharga bagi gelandangan yang membutuhkan.

Berkeras mempertahankannya tidak membuat kita atau dunia menjadi lebih baik. Kita semua harus memutuskan kapan suatu hal atau seseorang masuk dalam hidup kita, atau kapan saatnya kita lebih baik bersama yang lain. Pada saatnya, kita harus mengumpulkan keberanian untuk melepaskannya.

Sumber: Terjemahan dengan penulisan ulang dari LOSING IS WINNING - IN SO MANY WAYS



Posted at 10:47 am by abitha
Make a comment  

Rumah Seribu Cermin


Kiriman: "Trie Hastuty"(Thanks 2U)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Dahulu, di sebuah desa kecil yang terpencil, ada sebuah rumah yang dikenal dengan nama "Rumah Seribu Cermin." Suatu hari seekor anjing kecil sedang berjalan-jalandi desa itu dan melintasi "Rumah Seribu Cermin". Ia tertarik pada rumah itu dan memutuskan untuk masuk melihat-lihat apa yang ada di dalamnya.

Sambil melompat-lompat ceria ia menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu depan. Telinga terangkat tinggi-tinggi.
Ekornya bergerak-gerak secepat mungkin. Betapa terkejutnya ia ketika masuk ke dalam rumah,ia melihat ada seribu wajah ceria anjing-anjing kecil dengan ekor yang bergerak-gerak cepat.

Ia tersenyum lebar, dan seribu wajah anjing kecil itu juga membalas dengan senyum lebar, hangat dan bersahabat. Ketika ia meninggalkan rumah itu, ia berkata pada dirinya sendiri, "Tempat ini sangat menyenangkan. Suatu saat aku akan kembali mengunjunginya sesering mungkin."

Sesaat setelah anjing itu pergi, datanglah anjing kecil yang lain. Namun, anjing yang satu ini tidak seceria anjing yang sebelumnya. Ia juga memasuki rumah itu. Dengan perlahan ia menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu. Ketika berada di dalam, ia terkejut melihat ada seribu wajah anjing kecil yang muram dan tidak bersahabat. Segera saja ia menyalak keras-keras, dan dibalas juga dengan seribu gonggongan yang menyeramkan. Ia merasa ketakutan dan keluar dari rumah sambil berkata pada dirinya sendiri, "Tempat ini sungguh menakutkan, aku takkan pernah mau kembali ke sini lagi."

Semua wajah yang ada di dunia ini adalah cermin wajah kita sendiri. Wajah bagaimanakah yang tampak pada orang-orang yang anda jumpai? (Japanese Folktale)

Hikmah:

1. Bukan dengan siapa Anda bergaul, tetapi bagaimana Anda bergaul. Jika Anda tidak pernah ngobrol dengan preman di dekat rumah Anda, ketahuilah bahwa Nabi saw sering mengajak preman Makkah (mis: Umar bin Khattab, masuk Islam. Ketika Anda
mengaplikasikan Islam dengan baik, insya Allah akan Anda temukan sekitar Anda menjadi baik. Kata ust. Al Hudaibi (kira-kira): Dirikan Islam dalam hatimu, maka ia akan berdiri di negaramu.

2. Jangan lupa: rumah kaca kita ada dua: Dunia dan akhirat. Buat apa termasyhur di kalangan penduduk dunia, jika dipandang hina oleh penduduk langit? Kita harus bergaul dengan penduduk dunia dan beribadah kepada Allah secara baik, dan pada keduanya ada cara-caranya sendiri.

3. Bagi yang belum menikah: pernahkah Anda berdoa meminta istri/suami yang rajin tahajjud, rajin tilawah, dsb? Lihatlah cermin Anda! Jika Anda temukan bayangan yang rajin, kira-kira begitulah nanti pasangan hidup Anda. Sebaliknya jika Anda temukan bayangan seorang pemalas, banyak tidur, banyak menghamburkan waktu dsb, kira-kira begitu jugalah pasangan Anda. Allah tidak akan berlaku dzalim kepada Anda dan pasangan Anda. Tetapi jangan pesimis. Kita masih bisa memperbaiki diri asal memulainya sekarang juga

4.Sabda nabi saw: Senyummu pada wajah saudaramu adalah shadaqah..... Hayo jangan pelit....

Mudah-mudahan bermanfaat.


Posted at 10:29 am by abitha
Make a comment  

Empat Sifat "Buruk" Pemicu Munculnya Penyakit


Kiriman: "Rakhmat"(Thanks 2U)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Sesaat setelah mengadakan beberapa tes, dokter mengatakan saya tidak mengidap penyakit apapun. Kondisi tubuh saya dinyatakan sehat wal afiat! Kalau begitu, rasa mual berkepanjangan, sakit kepala serta badan lemas yang saya rasakan selama ini disebabkan oleh apa?

Tak lama kemudian dokter menjawab kebingungan saya Menurutnya, sakit yang saya derita merupakan manifestasi dari emosi dan pikiran saya yang tidak stabil. Ok lah, jawaban dokter masuk akal jika dihubungkan dengan beban kerja saya di kantor yang sedang tinggi belakangan ini.

Tetapi saya jadi kurang paham ketika dokter mengatakan, "Mungkin yang Anda rasakan itu ada kaitannya dengan kepribadian 'buruk' dan 'kurang menyenangkan' yang Anda miliki. Jika ingin sembuh, coba lekas benahi, agar 'penyakit' Anda tidak berkepanjangan."

Sakit yang diderita seseorang, memang ada kaitannya dengan kondisi emosi yang tidak stabil, pikiran negatif serta kepribadian 'buruk' diri kita. Nah, jika Anda merasa punya sikap yang masuk kategori buruk, cobalah mulai diubah.

Pribadi yang menyenangkan akan menjadikan tubuh Anda senantiasa fit dan sehat. Ingin tahu, bagaimana pribadi yang tidak sehat itu?

Berikut catatannya:

1. Si Pembosan 'Berat'
Beberapa penelitian menunjukkan, adanya keterkaitan antara rasa bosan dan sakit kepala yang diderita seseorang. Coba tanyakan pada diri Anda, apakah hari-hari Anda selama ini terasa monoton dan Anda hanya melakukan aktifitas yang itu-itu saja setiap hari? Jika ya, ada kemungkinan Anda akan mudah terserang penyakit Arthritis, asma, atau penyakit jantung. Alasannya adalah rasa bosan pada diri Anda dapat melahirkan emosi negatif pada tubuh, sehingga dengan mudah meningkatkan stres dan memperlemah sistim kekebalan tubuh sehingga Anda akan dengan mudah diserang berbagai penyakit. Tak hanya itu, kebosanan juga dapat mempengaruhi kebiasaan makan Anda. Apakah masih teringat bagaimana Anda menghabiskan begitu banyak cemilan manis atau asin saat menunggu seseorang?

2. Rasa Cemas dan Panik yang Berlebihan
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan Douglas Drossman, seorang dosen kedokteran dari University of North Carolina, ditemukan bahwa wanita yang memiliki rasa cemas yang berlebihan pada hal-hal kecil sekalipun akan dengan mudah terserang gangguan pada lambungnya. Ujung-ujungnya, penyakit maag akan rutin mengunjungi Anda!

3. Anda Tidak Sabaran dan Emosional
Apakah irama hidup Anda yang selalu terburu-buru?
Apakah Anda selalu gusar berkepanjangan setiap kali Anda terjebak dalam kemacetan? Dan bagaimana tidak kuasanya Anda menahan kemarahan saat 'diharuskan' masuk dalam daftar antrian yang panjang? Jika jawaban untuk semua pertanyaan di atas selalu adalah Ya, percayalah lama kelamaan kondisi ini akan membuat Anda frustasi. Ketidaksabaran merupakan ancaman tersembunyi bagi kesehatan, karena sifat ini dapat mengaktifkan sistem kardiovaskuler secara terus menerus. Selanjutnya tekanan darah Anda akan cepat naik, kecepatan pernapasan akan meninggi dan otot menjadi tegang.

4. Tidak Percaya Pada Diri Sendiri dan Rendah Diri
Biasanya orang yang memiliki sikap mental yang seperti ini sering terlibat pada hubungan yang buruk. Baik itu dalam lingkungan pergaulannya maupun dalam keluarganya. Perasaan rendah diri menyebabkan proses penyembuhan untuk setiap penyakit pada dirinya akan terhambat, meskipun Anda hanya sekedar menderita sakit flu ringan, wah!

Jadi, sekarang terserah pada diri Anda. Ingin jadi pribadi yang gembira dan menyenangkan sekaligus sehat. Atau justru sebaliknya?

Wassalam,
http://www.fyiland.biz/partner/rakhmat


Posted at 10:24 am by abitha
Comment (1)  

Wednesday, February 02, 2005
ARTI MEMILIKI..........


Kiriman: "beato"(Thanks 2U)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Pacaran itu suatu hal yang mengesankan dan 'harus dipertahankan' jika memang sudah sepadan. Seperti kata kata berikut: cinta tak pernah akan begitu indah, jika tanpa persahabatan.....yang satu selalu menjadi penyebab yang lain dan prosesnya... adalah irreversible......

Seorang pecinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat. Jika engkau mencintai seseorang, jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintaimu persis sebaliknya dalam kapasitas yang sama. Satu diantara kalian akan memberikan lebih, yang lain akan dirasa kurang........... Begitu juga dalam cinta: engkau yang mencari, dan yang lain akan menanti......

Jangan pernah takut untuk jatuh cinta.... mungkin akan begitu menyakitkan, dan mungkin akan menyebabkan engkau sakit dan menderita..... tapi jika engkau tidak mengikuti kata hati, pada akhirnya engkau akan menangis.......jauh lebih pedih...karena saat itu menyadari bahwa engkau tidak pernah memberi....cinta itu sebuah jalan.

Cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah komitmen....Perasaan bisa datang dan pergi begitu saja...... Cinta tak harus berakhir bahagia.....karena cinta tidak harus berakhir.....

Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan.... dan mengerti apa yang tidak dijelaskan, sebab cinta tidak datang dari bibir dan lidah atau pikiran.........melainkan dari HATI.

Ketika engkau mencintai, jangan mengharapkan apapun sebagai imbalan, karena jika engkau demikian, engkau bukan mencintai, melainkan.....investasi.

Jika engkau mencintai, engkau harus siap untuk menerima penderitaan. Karena jika engkau mengharap kebahagiaan, engkau bukan mencintai, melainkan.... memanfaatkan.

Lebih baik kehilangan harga diri dan egomu bersama seseorang yang engkau cintai daripada kehilangan seseorang yang engkau cintai, karena egomu yang tak berguna itu........

Jangan mencintai seseorang seperti bunga,karena bunga mati kala musim berganti, cintailah mereka seperti sungai, sebab sungai mengalir selamanya........

Cinta mungkin akan meninggalkan hatimu bagaikan kepingan2 kaca, tapi tancapkan dalam pikiranmu, bahwa Ada seseorang yang akan bersedia untuk menambal lukamu dengan mengumpulkan kembali pecahan2 kaca itu.....

Sehingga engkau akan menjadi utuh kembali......

So.....berjuanglah hingga dapat cinta sejati, OK




Posted at 11:20 am by abitha
Make a comment  

Next Page